hijrah..
untuk mendengarnya saja masih terasa asing bagi kita
apalagi kita kaum wanita,, nampaknya kitapun akan melewati fase ini
fase dimana kita akan mengalami hijrah..
untuk
kalian yang berhijab, pasti pernah dan akan melewati fase hijrah ini
fase dimana kita berubah menjadi yang lebih baik, berubah karena-Nya..
pernahkah kaliah diejek mereka yang tidak mengerti apa tujuan kalian berhijrah untuk memakai kerudung? atau khimar?
ya, pasti lah kalian akan mengalaminya,,
sesungguhnya
ilham yang datang ke setiap orang itu waktunya berbeda-beda, jadi saat
kita mendapat hal yang tidak diinginkan dari orang-orang yang tidak
mengerti tujuan kita, tadahkanlah kedua tangan kita dan doakan mereka
agar cepat mendapat ilham dan hidayah-Nya, agar disegerakan untuk
terketuk pintu hatinya,,
ketika orang-orang bertanya,"apa sih yang sebenarnya kamu lihat dengan memakai khimar?"
sesungguhnya akan lebih indah jika kamu menjawab,"aku melihat tentang apa yang belum kalian lihat"
terima kasih Ya Rabb ku engkau telah menyadarkan ku akan hal ini..
memberiku kesadaran lebih awal dari yang lain walaupun sesungguhnya ini bagiku telah terlambat,,
terima
kasih telah menyadarkan ku lewat seseorang yang membuka pikiran serta
hatiku untuk memakai apa yang seharusnya aku pakai,,
bukan sekedar memakai tetapi memakai yang benar-benar menutup dan menjauhkan ku dari hal-hal yang tidak ku inginkan...
Insya Allah..
terima kasih VH :)
PR
Sabtu, 18 April 2015
Kamis, 02 April 2015
Untukmu yang telah lama singgah dihati ini..
Untukmu yang telah
lama singgah dihati ini..
Entah berapa banyak
peristiwa yang telah kita lalui,,
Senang, susah,
bahagia, menangis, tertawa, dan kadang amarah yang menyelimuti, semua pernah
kita alami bersama,,
Di tulisanku kali ini
aku hanya ingin mengucapkan terima kasih ku yang amat banyak atas apa yang
telah kamu lakukan untukku
Bahkan disaat kamu tak
melakukan apa-apapun, kehadiranmu telah memberi atmosfer yang berbeda bagi
kehidupanku
Terima kasih atas
kebahagiaan yang selalu kamu beri
Terima kasih atas
cerita-cerita yang telah kamu ukir
Terima kasih atas
cinta yang tercurah
Terima kasih atas
rindu yang selalu terselimut dalam doa
Terima kasih telah ada
saat aku terjatuh dan terlunta
Terima kasih, karena
kamu aku sekarang berani untuk makan sayur
Terima kasih, telah
membuatku selalu berusaha tampil menjadi yang terbaik
Terima kasih telah
mengajarkanku arti kedewasaan
Terima kasih, karenamu
aku sekarang tidak memikirkan sesuatu secara berlarut-larut
Terima kasih, karenamu
aku sekarang semakin mencintai anak kecil
Terima kasih, karena
mau untuk lebih dekat dengan keluargaku
Terima kasih, karenamu
aku sekarang mempunyai keluarga baru
Terima kasih, telah
mengajarkanku untuk lebih mendekatkan dengan yang telah menciptakanku
Terima kasih, karena
mau untuk berjalan bersama-sama
Dan terima kasih telah
hadir dan menjadi kebahagiaan untukku
Biarkan aku untuk
selalu berterima kasih kepadamu atas segala kenikmatan yang telah kamu berikan
dan Allah ridhoi
Sabtu, 21 Maret 2015
arkana dan cinta
Aku mengerti
Aku merasakan
Rasa apa yang ada saat melihat itu,
Karena aku pun juga, bukan Cuma sekali
Dan disaat aku buat catatan kecil ini pun..
Aku..
Aku bisa masuk dalam cerita itu, seakan ku bermain peran dalam
cerita itu,
Imajiku membuat scenario spekulatif
Seandainya cerita itu ada diantara kita
Ini hanya imaji, aku tak ingin cerita itu ada di antara kita
Namun aku hanya ingin rasa yang arkana dan cinta miliki bisa ada
diantara kita :D
“karena aku tak mau mati dalam sepi, itu sebabnya kenapa aku ada
disini”
Selasa, 24 Februari 2015
istirahatlah
lepaskan sejenak kesibukanmu
istirahatkan badanmu
dan tenangkanlah pikiranmu
setelah itu, kirimkan suaramu untuku
biar kudengar suara yang kurindukan
istirahlah,,
tubuhmu perlu untuk lepas dari tugasnya sejenak,,
Sabtu, 21 Februari 2015
penawar lelahmu
Menyakitkan rasanya
Rasanya seperti tersayat secara perlahan ketika kita
terlalu lemah
Sedih ketika kita tidak bisa melakukan hal lebih selain mendoakan
ketika orang yang kita sayangi sedang dalam kesulitan
Sedih yang dirasakan mungkin lebih menyakitkan dibandingkan
sedih yang ia rasakan
Semuanya seperti berjalan diatas pedang, selalu salah
langkah ketika kita berjalan maju maupun mundur
Apa kamu pernah merasakannya juga?
Sakit yang seperti ini?
aku yakin pernah, atau mungkin sering :(
Aku tau betapa stress yang kau alami
Tapi apa kamu tau ketika kamu stress aku pun merasakannya,
dan yang lebih sakitnya aku tak bisa berbuat lebih untukmu
Ketika aku berusaha seperti biasa, kamu anggap aku
berpura-pura
Ketika aku akui yang ku rasakan sepertimu, kamu bilang
justru itu yang menjadi pikiran
Aku hanya bisa mendoakanmu
Sungguh mendoakanmu
Aku tak ingin kamu gagal dalam hal ini
Ini impianmu
Kejarlah,, lari selagi kamu mampu lari dengan cepat
Jangan lupa istirahat dan teruslah berusaha
Karena aku ingin menjadi penawar lelahmu
untukmu, embun disetiap awal kehidupanku
Untukmu yang selalu ada dalam fikiranku,,
Embun disetiap awal kehidupanku
Entah harus apa yang aku ucap dalam barisku kali ini,
karena hanya keinginan untuk bahagia bersamamulah yang saat ini aku inginkan
dan akan terus aku inginkan
Mengenalmu untuk pertama kali, mungkin tak berkesan indah
dihatiku, tapi terlihat cerah disinarmu
Bukan keadaan yang diharapkan saat kita pertama bertemu
Namun selama waktu itu berjalan, Allah pun mencoba
mengenalkan kita satu sama lain dengan cara yang sungguh tak terduga
Disaat kita mengenalpun bukan situasi yang seperti itu yang
kita inginkan, tapi bismillah dengan kesungguhan mencoba untuk melewatinya
Dan sekarang telah lama aku bersamamu, semakin lama aku
tersadar bahwa engkau telah menjadi poros disetiap hariku
Rasa ini semakin ketergantungan olehmu, sungguh tak ingin, tak
ingin terlepas
Selain orang tua, ada namamu juga yang selalu kusebut dalam
doa
Tangan yang selalu menengadah keatas, mengharapkan ridho
yang senantiasa menemani kehidupan kita
Untuk saat ini dan seterusnya
Dan harapan serta impian kita dimasa depan pun satu persatu
selalu kusebut dalam doa, berharap selalu mendapat restu dan doa dari yang
menyayangi kita
Perbaikan demi perbaikan dicoba untuk kenyamanan
Dan berharap akan selalu nyaman walau sampai sekarang kita
masih berada di tempat yang berbeda
Jaga dirimu disana
Selalu dekat dengan yang menciptakanmu
Untukmu, embun disetiap awal kehidupanku..
Selasa, 20 Januari 2015
yang kelima darimu untukku
Perjalanan yang berliku tlah
digariskan
Untuk kita lewati bersama
Jalin kuat rasa yang mengalir alami
Impian kan jadi nyata
Relung sukmaku
Akan lirih memanggilmu
Hati ini yakin padamu
Aku dan seluruh hidupku
Yang selalu menginginkanmu
Untuk selalu bersamamu
Langganan:
Postingan (Atom)