Sabtu, 18 April 2015

Hijrahku

hijrah..
untuk mendengarnya saja masih terasa asing bagi kita
apalagi kita kaum wanita,, nampaknya kitapun akan melewati fase ini
fase dimana kita akan mengalami hijrah..
untuk kalian yang berhijab, pasti pernah dan akan melewati fase hijrah ini fase dimana kita berubah menjadi yang lebih baik, berubah karena-Nya..
pernahkah kaliah diejek mereka yang tidak mengerti apa tujuan kalian berhijrah untuk memakai kerudung? atau khimar?
ya, pasti lah kalian akan mengalaminya,,
sesungguhnya ilham yang datang ke setiap orang itu waktunya berbeda-beda, jadi saat kita mendapat hal yang tidak diinginkan dari orang-orang yang tidak mengerti tujuan kita, tadahkanlah kedua tangan kita dan doakan mereka agar cepat mendapat ilham dan hidayah-Nya, agar disegerakan untuk terketuk pintu hatinya,,
ketika orang-orang bertanya,"apa sih yang sebenarnya kamu lihat dengan memakai khimar?"
sesungguhnya akan lebih indah jika kamu menjawab,"aku melihat tentang apa yang belum kalian lihat"
terima kasih Ya Rabb ku engkau telah menyadarkan ku akan hal ini..
memberiku kesadaran lebih awal dari yang lain walaupun sesungguhnya ini bagiku telah terlambat,,
terima kasih telah menyadarkan ku lewat seseorang yang membuka pikiran serta hatiku untuk memakai apa yang seharusnya aku pakai,,
bukan sekedar memakai tetapi memakai yang benar-benar menutup dan menjauhkan ku dari hal-hal yang tidak ku inginkan...
Insya Allah..

terima kasih VH :)
PR

Kamis, 02 April 2015

Untukmu yang telah lama singgah dihati ini..

Untukmu yang telah lama singgah dihati ini..
Entah berapa banyak peristiwa yang telah kita lalui,,
Senang, susah, bahagia, menangis, tertawa, dan kadang amarah yang menyelimuti, semua pernah kita alami bersama,,
Di tulisanku kali ini aku hanya ingin mengucapkan terima kasih ku yang amat banyak atas apa yang telah kamu lakukan untukku
Bahkan disaat kamu tak melakukan apa-apapun, kehadiranmu telah memberi atmosfer yang berbeda bagi kehidupanku
Terima kasih atas kebahagiaan yang selalu kamu beri
Terima kasih atas cerita-cerita yang telah kamu ukir
Terima kasih atas cinta yang tercurah
Terima kasih atas rindu yang selalu terselimut dalam doa
Terima kasih telah ada saat aku terjatuh dan terlunta
Terima kasih, karena kamu aku sekarang berani untuk makan sayur
Terima kasih, telah membuatku selalu berusaha tampil menjadi yang terbaik
Terima kasih telah mengajarkanku arti kedewasaan
Terima kasih, karenamu aku sekarang tidak memikirkan sesuatu secara berlarut-larut
Terima kasih, karenamu aku sekarang semakin mencintai anak kecil
Terima kasih, karena mau untuk lebih dekat dengan keluargaku
Terima kasih, karenamu aku sekarang mempunyai keluarga baru
Terima kasih, telah mengajarkanku untuk lebih mendekatkan dengan yang telah menciptakanku
Terima kasih, karena mau untuk berjalan bersama-sama
Dan terima kasih telah hadir dan menjadi kebahagiaan untukku

Biarkan aku untuk selalu berterima kasih kepadamu atas segala kenikmatan yang telah kamu berikan dan Allah ridhoi  

Sabtu, 21 Maret 2015

arkana dan cinta

Aku mengerti
Aku merasakan
Rasa apa yang ada saat melihat itu,
Karena aku pun juga, bukan Cuma sekali
Dan disaat aku buat catatan kecil ini pun..
Aku..
Aku bisa masuk dalam cerita itu, seakan ku bermain peran dalam cerita itu,
Imajiku membuat scenario spekulatif
Seandainya cerita itu ada diantara kita
Ini hanya imaji, aku tak ingin cerita itu ada di antara kita
Namun aku hanya ingin rasa yang arkana dan cinta miliki bisa ada diantara kita :D

“karena aku tak mau mati dalam sepi, itu sebabnya kenapa aku ada disini”

Selasa, 24 Februari 2015

istirahatlah

lepaskan sejenak kesibukanmu

istirahatkan badanmu

dan tenangkanlah pikiranmu

setelah itu, kirimkan suaramu untuku

biar kudengar suara yang kurindukan

istirahlah,,

tubuhmu perlu untuk lepas dari tugasnya sejenak,,

Sabtu, 21 Februari 2015

penawar lelahmu



Menyakitkan rasanya
Rasanya seperti tersayat secara perlahan ketika kita terlalu lemah
Sedih ketika kita tidak bisa melakukan hal lebih selain mendoakan ketika orang yang kita sayangi sedang dalam kesulitan
Sedih yang dirasakan mungkin lebih menyakitkan dibandingkan sedih yang ia rasakan
Semuanya seperti berjalan diatas pedang, selalu salah langkah ketika kita berjalan maju maupun mundur
Apa kamu pernah merasakannya juga?
Sakit yang seperti ini?
aku yakin pernah, atau mungkin sering :(
Aku tau betapa stress yang kau alami
Tapi apa kamu tau ketika kamu stress aku pun merasakannya, dan yang lebih sakitnya aku tak bisa berbuat lebih untukmu
Ketika aku berusaha seperti biasa, kamu anggap aku berpura-pura
Ketika aku akui yang ku rasakan sepertimu, kamu bilang justru itu yang menjadi pikiran
Aku hanya bisa mendoakanmu
Sungguh mendoakanmu
Aku tak ingin kamu gagal dalam hal ini
Ini impianmu
Kejarlah,, lari selagi kamu mampu lari dengan cepat
Jangan lupa istirahat dan teruslah berusaha
Karena aku ingin menjadi penawar lelahmu

untukmu, embun disetiap awal kehidupanku



Untukmu yang selalu ada dalam fikiranku,,
Embun disetiap awal kehidupanku
Entah harus apa yang aku ucap dalam barisku kali ini, karena hanya keinginan untuk bahagia bersamamulah yang saat ini aku inginkan dan akan terus aku inginkan
Mengenalmu untuk pertama kali, mungkin tak berkesan indah dihatiku, tapi terlihat cerah disinarmu
Bukan keadaan yang diharapkan saat kita pertama bertemu
Namun selama waktu itu berjalan, Allah pun mencoba mengenalkan kita satu sama lain dengan cara yang sungguh tak terduga
Disaat kita mengenalpun bukan situasi yang seperti itu yang kita inginkan, tapi bismillah dengan kesungguhan mencoba untuk melewatinya
Dan sekarang telah lama aku bersamamu, semakin lama aku tersadar bahwa engkau telah menjadi poros disetiap hariku
Rasa ini semakin ketergantungan olehmu, sungguh tak ingin, tak ingin terlepas
Selain orang tua, ada namamu juga yang selalu kusebut dalam doa
Tangan yang selalu menengadah keatas, mengharapkan ridho yang senantiasa menemani kehidupan kita
Untuk saat ini dan seterusnya
Dan harapan serta impian kita dimasa depan pun satu persatu selalu kusebut dalam doa, berharap selalu mendapat restu dan doa dari yang menyayangi kita
Perbaikan demi perbaikan dicoba untuk kenyamanan
Dan berharap akan selalu nyaman walau sampai sekarang kita masih berada di tempat yang berbeda
Jaga dirimu disana
Selalu dekat dengan yang menciptakanmu
Untukmu, embun disetiap awal kehidupanku..

Selasa, 20 Januari 2015

yang kelima darimu untukku




Perjalanan yang berliku tlah digariskan
Untuk kita lewati bersama
Jalin kuat rasa yang mengalir alami
Impian kan jadi nyata

Relung sukmaku
Akan lirih memanggilmu
Hati ini yakin padamu
Aku dan seluruh hidupku
Yang selalu menginginkanmu
Untuk selalu bersamamu